Usia Berapa Seharusnya Anak kita Mulai Membaca?

 

Kursus MembacaMembaca ialah salah satu kemampuan hidup yang tidak jarang kita pakai untuk mengukur peradaban pendidikan anak-anak kita. Anda barangkali mendengar pertanyaan “Apakah dia sudah dapat membaca?” sama seringnya dengan pertanyaan “Apakah dia sudah dapat jalan?” saat bayi kita mulai meningkat besar.
Beberapa pendidik percaya bahwa ada umur khusus di mana anak-anak mesti mulai membaca. Tetapi, ada pun yang merasa anak-anak mempunyai waktu yang bertolak belakang untuk belajar kemampuan yang bertolak belakang pula, tergolong membaca.
Dalam sistem sekolah umum di Amerika Serikat dan Inggris, anak-anak biasanya didorong guna mulai menyimak sebelum mereka masuk sekolah formal. Beberapa anak siap guna mulai menyimak pada umur dini, dan paling menyukainya. Di sisi lain, ada pun anak-anak yang belum siap menyimak pada umur dini, khususnya untuk anak laki-laki.
Hal terbaik yang bisa dilakukan ialah untuk menanamkan rasa cinta menyimak dengan menyimak untuk anak kita dan juga bareng dengan anak Anda. Bukan dengan memaksa anak Anda guna membaca. Anak-anak yang memiliki kemampuan secara natural, bakal meminta guna belajar lebih banyak, sedangkan anak-anak yang belum siap tetap bakal mendapat deviden dari kitab yang dibaca bersama-sama, yang nantinya akan menciptakan proses menyimak lebih mudah saat saatnya tiba.
Tapi, pada umur berapa seharusnya anak telah dapat menyimak sendiri? Ini tergantung pada sekolah si anak. Fase menyimak yang sangat penting ialah antara umur 5-9 tahun. Jawaban atas pertanyaan umur berapa yang ‘normal’ untuk menyimak tergantung pada sekolah dan perilaku mereka terhadap membaca. Cara yang terbaik ialah untuk selalu bersangkutan dengan guru sebab mereka bisa memberitahu kita bagaimana anak kita di sekolah dan apakah anak kita perlu ekstra tugas rumah.
Sama dengan sekian banyak hal yang berkatian dengan anak Anda, memiliki kepercayaan atas keterampilan anak akan menolong mereka guna mempunyai rasa percaya diri, yang tentunya bakal memiliki akibat positif dalam sekian banyak hal. Keterampilan menyimak sangat bermanfaat dalam kehidupan kita. Membaca menambah kecerdasan, memperluas pengalaman, mengenalkan orang pada ide-ide yang belum pernah mereka dengar sebelumnya, dsb. Membaca adalahdasar dalam edukasi selanjutnya, selain tersebut membaca sangatlah menyenangkan.
Bagi anak-anak bilingual (berbicara dua bahasa), Anda barangkali merasa proses berbicara, membaca, dan mencatat secara fasih akan lebih lama dikomparasikan dengan anak-anak monolingual (berbicara satu bahasa). Hal ini paling normal sebab anak-anak bilingual mempunyai lebih tidak sedikit informasi guna diproses, dan ini sama sekali bukan tanda bila mereka belajar lebih lambat atau lebih buruk. Malahan sebaliknya. Walaupun anak-anak bilingual belajar lebih lama, saat mereka menguasai kemampuan ini, mereka bakal mendapatkan hasil lebih baik dikomparasikan dengan anak-anak monolingual. Di samping itu, kemampuan kognitif dan komunikasi pun akan bertambah secara keseluruhan. Jadi, tidak boleh khawatir untuk mengenalkan bahasa baru, urusan ini melulu akan menyerahkan keuntungan pada anak-anak.
Bagi anak yang belajar bahasa asing, urutan prosesnya bakal sama guna bahasa apa pun. Setelah menempatkan dasar yang solid guna keterampilan berkata dan mendengar, mereka bisa melanjutkan guna mengenali bahasa tertulis. Sama dengan bahasa kesatu mereka, pelajaran one-to-one, menambah rasa tertarik, dan menyediakan tidak sedikit dorongan ialah cara tercepat dan lebih mengasyikkan dalam belajar.
Berikut ini terdapat sejumlah tips yang Anda dapat gunakan untuk menolong anak dalam proses membaca.
TIPS
Tips untuk menolong anak kita dalam proses membaca:
• Mulai menyimak sejak umur dini, buat menyimak bagian dari rutinitas sehari-hari.
• Tanamkan rasa cinta terhadap bahasa – puisi, cerita, sajak, tergolong lelucon.
• Dorong kemampuan verbal yang solid, bicara dengan mereka, bikin mereka berceloteh, bernyanyi, bersajak, bercerita, semua kemampuan ini akan menolong proses membaca.
• Dorong mereka guna selalu menuntaskan tugas sekolah – selesaikan tugas menyimak yang diserahkan guru masing-masing hari.
• Beri misal dengan melakukannya sendiri, biarkan anak-anak menyaksikan Anda membaca kitab dan majalah.
• Terlibatlah. Anak-anak yang membaca sejumlah kali seminggu bakal menjadi lebih unggul dibanding anak seusianya saat mereka remaja.
• Berikan pertolongan membaca one-on-one sebab ini adalahjalur tercepat guna menjadi pembaca kompeten.
• Berikan tidak sedikit pujian dan bikin proses menyimak menyenangkan.
• Bergabung menjadi anggota perpustakaan bersama-sama.
• Cari kitab yang unik perhatian anak Anda, baik tersebut tentang ballerina, sulap, ataupun hewan yang bisa berbicara!

 

Leave a Comment